Kiat Jitu Membangun Tim Atau Teamwork ( Recruitment Team )
Recruitment Teamwork
Membentuk Tim untuk tugas praktek berbeda dengan membentuk tim untuk proyek pada sebuah perusahaan. Boleh jadi Tim pada tugas praktek ini tidak seideal pada perusahaan. Tim yang terlibat dalam sebuah proyek di pertusahaan merupakan personel yang sudah di seleksi menurut posisinya masing-masing.
Contoh , Seorang Informatika Technology Manager, ia harus mempunyai kualifikasi seperti :
- Memahami dengan benar dan mendalam peranan eBusinnes, eCommerce, dan Marketingdalam bisnis High tech
- Mampu mengatur fokus pada lingkungan yang bergerak cepat
- Secara kontinyu mencari cara memperbaiki Individu/Tim
- Mampu menerjemahkan keputusan yang bersifat Teknis ke dalam terminologi bisnis.
- Mampu mengalokasikan waktu dan sumber daya yang ada secara efisien
- Mampu secara efektif berkordinasi dengan berbagai vendor dan berbagai tim proyek
- menunjukan personal yang tegas dan berorientasi pada hasil
- Mampu menangani problematika yang timbul dalam batasan waktu yang sangat ketat
Dari dua posisi tersebut, Anda dapat melihat terdapat perbedaan tugas maupun kecakapan yang diperlukan. Pada perusahaan, hal-hal semacam ini tentulah sudah dipertimbangkan. Malalui seleksi pada waktu Recruitment maupun seleksi promosi jabatan, semua personel telah dinilai. Tidak asal pilih. Departement SDM tentu telah mempertimbangkan bakat, kemampuan, minat seseorang dengan tool-tool yang dipunyai, semua orang berusaha ditepatkan di mana seharusnya ia berada. Dengan demikian, semua orang dapat dipacu prestasi nya. Proyekpun dapat diselesaikan dengan sangat memuaskan.
Bagaimana dengan tim kerja praktek .?
Inilah tantangan nya. Kadang kita tidak mengetahui secara pasti bagaimana kemampuan dan minat teman-teman kita. Jangankan teman kita, kita sendiri masih mencari jadi diri!
perbedaan kemampuan individu dalam komposisi tim tentu tidak akan ada habis-habisnya. Ibaratnya orang buta meraba seekor gajah. Alangkah bijaksana nya jika kita tidak terlalu menilai teman-teman yang bergabung. Namun denga keserhanaan penuh, tiap individu memahami tugas ini adalah tugas bersama. Tugas ini adalah sebuah bentuk latihan sebelum kita benar-benar menghadapi kerja prefesional kelak.
Sekali lagi dengan asumsi kita tidak memiliki perangkat penilaian ( bai secara psikologi maupun kemampuan teknis ), kita lebih menyerahkan pada kerelaan untuk menilai bakat dan minatnya masing-masing. Cara ini lebih sederhana dan mudah.
Alangkah baik nya tidak memilah-milah siapapun yang ingin bergabung dengan tim anda. Siapapun tidak perlu harus pintar-pintar semua. justru kadang-kadang yang pintar susah berkompromi ( tidak semua lho guys )