Kiat Jitu | Pasukan Berani Mati ( Kerja Praktek Membangun Software Dan Web )
Kiat Jitu | Pasukan Berani Mati ( Kerja Praktek Membangun Software Dan Web )
Pasukan Berani Mati
Nah, setelah teman-teman telah terkumpul, apa yang akan kita lakukan ?
Ada sebuah kesadaran yang harus dipahami bersama bahwa dalam sebuah Tim, semua komponen dalam tim sama pentingnya. Analogi sederhana di kampus kita. bisa dibayangkan jika tidak ada tukang sapu/kebersihan di kampus, bagaimana rupa gedung kita ? siapa yang berani mengatakan staf kebersihan tidak di perlukan ? kita yakin sepenuhnya bahwa mereka sama pentingnya dengan ketua jurusan.
Mengapa pemahaman ini perlu disadari bersama ? problemnya seringkali hanya posisi-posisi tertentu yang di anggap " WAH" seperti kordinator, manager, dan sebagainya. namun posisi-posisi seperti dokumentasi dianggap kurang bergengsi.
Ini sangat menarik. dalam sebuah proyek skala besar untuk perusahaan Engineering, Procurenment, dan Contruction. Dari perusahaan tersebut, mendapatkan informasi bahwa dokumentasi proyek seringkali memerlukan dana yang cukup besar. Mereka seringkali kesulitan mencari orang yang di tunjuk menjadi Technical Writing. Posisi ini jelas sama penting nya dengan Programmer atau posisi apa pun lainnya.
Read More
Lantas, bagaimana cara kita menyusun komposisi tim ? berapa jumlah anggota yang di perlukan dalam tim ?
kita bisa menyebut tim kita pasukan berani mati. lho? menurut Kiat Jitu, komposisi tim lebih sering ditentukan oleh aturan yang di buat oleh kampus daripada melihat melihat besar nya proyek, ini tidak salah. peraturan ini mungkin dibuat berdasarkan pemerataan proyek dan jumlah mahasiswa.
Tapi Mengapa disebut pasukan berani mati ?
Karena besarnya tim tidak berdasarkan proyek yang akan di kerjakan. Bisa jadi proyek yang akan kita kerjakan mempunyai ukuran yang jauh lebih besar dari tim yang ada. Misalkan sebuah tim hanya terdiri dari 2 orang, padahal proyek yang akan kita kerjakan cukup besar. Bagaimana ini ?
Oke, analogikan dengan harga sebuah barang, mobil seharga 250 ju mahalnya? ada yang bilang mahal, ada juga yang bilang murah. murah dan mahal sangat subjektif. bagi orang berduit, nilai 250 juta mungkin kecil. namun bagi yang kantong nya tipis, nilai 10.000 rupiah mungkin saja sudah sangat mahal.
Begitu pula dengan perbandingan besarnya tim dan kompleksitas proyek. Bisa dibilang cukup atau sebaliknya jadi pasukan berani mati. Semua bergantung pada kemampuannya. Dalam hal ini kemampuan mengatasi probelam lapangan.
Mungkin anda bertanya, tim saya hanya dua orang, padahal kalau mengikuti metodologi pengembangan Software ini bisa jadi kurang? saya optimis, namun kalau secara logika saja kurang, bagaimana saya bisa menanamkan rasa optimis ?
Saya bialang hanya da satu metodologi dalam pengembangan Software? siapa yang bilang hanya itu satu-satunya pilihan kita? bahkan dengan satu orangpun, anda sudah dapat menyelesaikan proyek dengan sukses.
ada banyak cara yang bisa di gunakan dalam menghadapi situasi di lapangan. ada cara-cara untuk berkelit menghadapi terpaan angin kencang, ada langkah-langkah cerdik mengatasi problem. Tentu saja kita harus mempelajari pengetahuan-pengetahuan tersebut agar dapat fleksibel menghadapi situasi.
Read More